Senin, 22 Juni 2020

Ke Kampus UIN Syarif Hidayatullah dengan Commuterline

Bagaimana yang lagi WFH (Work From Home) atau yang masih melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)?

Sambil menunggu kapan tahun ajaran baru di buka untuk tahun 2020/2021, pasti yang baru lulus SMU atau SMK mulai searching untuk pilih universitas yang di tuju.

Saat ini bukan jurusan maupun kampus yang mau dibahas, ilmunya ga kearah sana. Cukup naik kendaraan umum apa untuk menuju kampus itu.

Kampus yang mau saya datangi adalah UIN Syarif Hudayatullah Jakarta yang letaknya di Ciputat. Jauh ya kalau dari Bekasi. Ya enggak juga, kendaraan umumnya juga mudah. Sudah kumpulin niat mau kesana kan? Pokoknya tidak membutuhkan waktu hingga berjam-jam, cukup 1 sampai 2 jam sudah sampai di Kampus, dengan start dari Stasiun Bekasi.

Kenapa suka banget start dari stasiun mana, gampang dong ngetract-nya. Ngapain buat jurnal yang pankapan saya sendiri bacanya bingung. Maklum jurusan ini jarang-jarang juga saya kunjungi, selain ga ada kepentingan juga hanya untuk menulis maka saya samperin :) :)

Semoga berguna itu aja sih maunya saya.

Jadi start dari Stasiun Bekasi untuk menuju Stasiun Manggarai, lanjut ke Stasiun Tanah Abang dari Stasiun Tanah Abang transit untuk naik ke tujuan Rangkas Bitung dan turun di Stasiun Pondok Ranji.

Kesimpulan turunnya di Stasiun Pondok Ranji.

Dari Stasiun Pondok Ranji cukup sekali naik angkot putih dengan nomor S10. Dan ga perlu heran angkot disini ga beda sama angkot di bekasi ya, ga seperti Jak Lingko yang rapi. Tapi jangan kuatir karena jarak hanya 6 km sampai ujung jalan, jadi kamu cukup bayar 6 ribu saja.

Kalau mau naik gocar cuma 25 ribu, ya emang ga jauh banget.

Nah kalau naik angkot di ujung nanti kamu cukup jalan ke arah kanan kurang lebih 300 meter sudah sampai di kampus 1 UIN.

Inget yaaaaa naik kereta commuterline-nya 2x transit :
1. Di Manggarai untuk pindah ke tujuan Angke, turun di Tanah Abang.
2. Transit di Tanah Abang pindah ke tujuan Rangkasbitung, turun di Pondok Ranji.

Kalau besok-besok mau ke Senci (Senayan City) kamu bisa baca disini https://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=2567244513765093113#editor/target=post;postID=1279326141714200847;onPublishedMenu=posts;onClosedMenu=posts;postNum=17;src=postname


Sampai ketemu di pergi-pergi lainnya. Naik kendaraan umum siapa takut.



Jumat, 19 Juni 2020

Lemon Tea: SHOPEEPAY

Lemon Tea: SHOPEEPAY: Apakabar para pengguna lesscash ? Maksud tulis lesscash ini karena sudah banyak negara termasuk di Indonesia sudah mulai beradaptasi de...

Rabu, 17 Juni 2020

SHOPEEPAY

Apakabar para pengguna lesscash?

Maksud tulis lesscash ini karena sudah banyak negara termasuk di Indonesia sudah mulai beradaptasi dengan non tunai. Tidak pakai uang tunai, namun dibayar dengan e-money, atau metode lainnya seperti aplikasi yang tersedia di android.

Dan sayapun dipaksa untuk menggunakan berbagai macam e-money untuk beberapa pembayaran dan uang elektronik yang berbasis android.

Apa coba yang wajib pakai e-money? Bayar tol, naik commuterline dan transjakarta. Dua yang terakhir saya sebut dikarenakan saya domisili Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu pernah beberapa kali ganti-ganti uang elektronik berbasis android, dari sakuku keluaran dari Bank BCA, Dana, link. Dan yang masih aktif saya gunakan adalah gopay. Oleh karenanya bahasan gopay ada di blog saya. 

Namun hari ini saya akan membahas Shopeepay, uang elektronik yang dikelola oleh e-commerce Shopee. Si orange ini sepertinya baru terkenal dihati saya, karena belanja harian saya berpindah dari si biru yang dulu tanpa ongkir, sekarang kena ongkir.

Bagaimana ceritanya bila terbiasa selama bertahun-tahun beli sabun mandi, detergen sampai kaos kaki secara online tiba-tiba berpikir ulang sama ongkir yang nominalnya lumayan karena sellernya beda-beda, ya iyalah kan barangnya beda-beda juga #MoonMaap

Trus tiba-tiba (bukan belum kenal ya) tapi baru konsen sama segala macam promo dari si orange. Dan biar bebas ongkir (ongkos kirim) akhirnya saya registrasi shopeepay. Seperti biasa, registrasi pertama di tolak, wajah saya ga mirip sama KTP. Kok bisa? Waktu mau foto dikelurahan saya mandi dulu, giliran foto buat si shopee, saya baru bangun tidur, belom gosok gigi, ya pasti beda, hehehe.

Untuk isi saldo shopeepay bisa pakai metode transfer dari Bank, a.k.a ATM, iBanking, mBanking dari Bank BCA, Mandiri, BNI dan BRI.

Dan yang saya catatkan adalah metode transfer menggunakan ATM dari keempat bank tersebut.

Untuk pengguna ATM  BCA jadi menu di ATM nya adalah, setelah masukkan PIN - lanjut transfer - pilih virtual account - masukkan 122 lalu no handphone yang terdaftar pada shopee. Tralaaaa... saldo langsung masuk ya real time.

Pengguna ATM Mandiri silakan setelah masuk pada PIN - lanjut ke menu Bayar - pilih Multipayment - pilih Shopee - masukkan 893 lalu no handphone yang terdaftar pada shopee. Dan transferan kamu real time masuk ke saldo Shopeepay.

Apabila ATM BNI sebagai pilihan, setelah PIN - berikutnya adalah menu lain - transfer - pilih Virtual Account Billing - masukkan 8807 00 baru dilanjutkan dengan no handphone yang teregistrasi pada shopeepay. Ini transaksi juga real time.

Kalau memakai ATM BRI setelah masuk PIN lanjutkan ke menu Transaksi lain - Pembayaran - Lainnya - BRIVA - masukkan 112 lalu no handphone yang terdaftar pada shopee. Ini juga real time alias langsung masuk.

Selain pilihan yang diatas tadi, pengisian saldo shopeepay bisa di kasir Alfamart atau Alfamidi atau Indomaret lalu informasikan pilihan nominal yang diinginkan. Ada beberapa nominal dari 10 ribu sampai dengan 500 ribu. Ini juga real time.

Dan yang terakhir adalah dengan aplikasi i.Saku, yaitu masuk aplikasi i.Saku pilih Lihat Semua - Belanja Online - Pilih Shopee masukkan kode pembayaran kamu lanjut Proses - Pilih Bayar, selesai.


Sekarang apa keuntungan pakai shopeepay

1. Mudah buat Transaksi di Shopee
Yang pasti transaksi di shopee jadi mudah, tinggal bayar. Cukup masukkan 6 angka PIN. Pas habis isi saldo dapat koin. Koinnya dikumpulin buat motong kalau lagi beli pulsa atau pembelanjaan lainnya.
Keuntungan lain adalah, dapat cashback ketika beli es boba, atau bayar makanan. Eh beberapa kali juga dapat cash back (kembali dana) pas belanja di superindo, Cash backnya maksimal 20 ribu. Jadi beli es boba lagi.

2. Dapat Cash Back
Cerita cash back-nya udah beberapa kali dibahas di atas. Belanja, trus dapat cash back.

3. Ada Riwayat Penggunaan
Biasa kita bilang history transaksi. Belanja kapan, tanggal berapa, kalau mau di jurnal akan memudahkan. Buat melihat gimana pemakaian uang kita, buat beli apa aja, dan kapan lebih gampang di cross check. Ini juga membuat kita mudah mengatur pengeluaran, misalnya bisa 1 minggu sekali kita transfer berapa pemakaian untuk pulsa dan belanja.

4. Bisa Buat Transfer
Maksudnya adalah yang punya bisnis online kalau transfer antar bank masih kena biaya sekian, nah kalau di transfer ke shopeepay ga kena biaya.
Atau bisa juga kita punya uang cash berlebih, daripada di taruh di dompet, masuk Alfamart lalu top up shopeepay, nanti uangnya bisa di transfer ke rekening kita. Dan transfer dari shopeepay ke rekening tidak kena biaya dan masuknya juga real time.
Atau sama-sama pakai shopeepay bisa buat transfer-transferan, daripada bayar makan siang pakai uang tunai mending di transfer ke shopeepay sahabat kamu kan!

5. Banyak Promo
Rajin-rajin lihat di depan outlet promo cash back.


Trus banyak untungnya mau kasih tau ruginya. Kalau ga bisa pikir panjang alias boros, jangan di top up banyak-banyak karena tiba-tiba secara impulsif  semua  yang berada di keranjang belanja terbayarkan. Kalau semua barangnya emang benar-benar diperlukan, kalau lagi halusinasi atau iseng menuhin keranjang alhasil nyesel.  Dan pastikan juga maksimal saldo adalah 2 juta rupiah saja. Selain itu amankan handphone kamu dari Sahabat, Kakak atau Ade atau Pacar atau pasangan yang hobi transferin saldo ke rekening mereka. Jadi ubah PIN Shopeepay secara berkala.

Besok-besok di tambahin printilan mengenai Shopeepay. Tungguin ya!


Rabu, 13 Mei 2020

WORK FROM HOME

Bekerja dari rumah, ah work from home atau WFH tiba-tiba jadi bahasa baru buat kami.

Ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia di awal Maret 2020, setelah ada dua pasien yang terpapar virus ini dari pertemuannya di acara Valentine pertengahan Februari tahun ini, serta merta Pemerintah membuat batasan-batasan.

Di minggu ketiga bulan Maret-pun kantor kami mengikuti aturan work from home, dengan jadwal berkegiatan perorang di kantor dari 0 hingga hanya 3 hari, di tambah bulan April dan Mei ini ada saja libur tanggalan merah, sehingga jelas WFH jadi aktivitas sehari-hari.

Buat saya, ini adalah challenge baru karena bekerja dari rumah dengan koneksi internet yang tidak stabil di tambah kendala-kendala lain yang pasti lebih banyak kendala domestik di rumah, karena anak juga belajar dari rumah. Semua membutuhkan kekuatan khusus. Membelah diri dengan tetap fokus pada kerjaan serta menghandle segala sesuatu yang receh tapi memakan tenaga yang cukup besar.

Curhat berikutnya adalah jam makan siang yang berubah, karena harus menyiapkan sendiri, sedangkan bila di kantor, ada kantin yang tinggal sendok kemudian jadi berkat ketika suapan-suapan itu menjadi kenyang ketika sudah meluncur dalam perut.

Memasuki 3 minggu WFH, kemudian Jakarta memasuki PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) jilid 1 dari tanggal 10 April hingga 24 April, hal ini untuk pencegahan menularnya Covid-19. Sehingga banyak industri yang harus melakukan pembatasan-pembatasan. Kami pun makin dianjurkan untuk tetap berdiam dirumah, mengikuti anjuran Presiden Joko Widodo, Ibadah dari rumah, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Jangan berpikir kami mengalami kemunduran, karena target produksi tumpuk menumpuk, ditambah supplier mulai menjalani aturan PSBB, di tambah pada masa PSBB ini tidak ada goride, yang ada hanya gocar dan semua moda transportasi yang dikelola oleh pemerintah mulai mengurangi jam operasional. Tambah mantaplah kita bekerja dengan segala keterbatasan, untuk tetap eksis.

Dan ketika saya menulis ini,  PSBB Jakarta jilid 2 sedang berlangsung, dari tanggal 24 April - 22 Mei atau selama 28 hari. Namun secara bertahap antrian kendaraan bukan menyusut namun mengular ketika saya mengakhiri aktivitas. Bukan tidak mungkin ini terjadi karena usia produktif 45 tahun ke bawah sudah boleh beraktivitas seperti biasa seperti kata Bapak Doni Monardo  ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. 

Cuma satu harapan saya bahwa kita semua dapat beradaptasi dengan pandemi ini, bisa selalu sehat, jaga kesehatan dan mengawasi asupan makanan yang bergizi, di tambah bisa mengikuti semua kebijakan dari Pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19, dan makin paham bahwa bekerja dari rumah banyak suka dukanya, ga jauh beda dengan bekerja di kantor yang menghabiskan waktu berjam-jam diperjalanan.

Selama bertahun-tahun bekerja, baru tau beginilah work from home, bekerja dari rumah. Dasteran dan tanpa gincu namun tetap produktif.

Selasa, 14 Januari 2020

SEKILAS MENGENAI GOPAY

Kalau membayangkan hari ini, sampai sekarang masih aja suka pelototin si ponsel android ini. Secara masih ada aja di tas ponsel yang cuma bisa halo-halo sama SMS. Tapi sumpah jarang banget dipakai buat SMS, abisnya provider yang aku pakai mahal bener tarif SMS-nya #curhat1.

Sekarang apa sih gunanya pakai ponsel android? Pastinya buat komunikasi, yang makin jarang buat cuap-cuap karena kok enakan chat. Itu sih aku ya, kalau kamu gimana? Ehhhh... tetapi sekarang masih sih telpon-an pake telpon WA (ish pelit) ☺☺, padahal kan seringan putus-putus ya suaranya. Tapi tetap aja hajar weee.

Nah isinya apa sih menu di ponsel android itu? Adalah beberapa game yang suka dipakai sama anak-anak di rumah. Aku mah ga paham mainnya  Trus isinya ya aplikasi chat macam WA sama Line, trus email yang macam-macam user-nya. Nah yang ga boleh kehapus ya gojek.

Aplikasi gojek ini yang andalah setiap waktu. Kalau laper tapi jam pulang masih lama, ujung-ujungnya gofood. Dari minuman yang kekinian sampai roti di Holland Bakery ya di gofood-in aja. Gitu juga kalau macet banget jalan pulang, sedangkan pasukkan di rumah sudah kehabisan lauk, gofood lagi pastinya.

Kalau untuk wira-wiri pasti cuma goride dan gocar aja. Praktis meskipun harganya naik melulu. Kapan-kapan saya demo deh. Kan naik gaji setahun sekali. Masa iya naik tarif sebulan sekali, mana promo juga jarang, membuat manyun saja ☺

Trus kalau mau kirim barang atau dokumen pakai gosent. Mau isi pulsa atau jualan pulsa biasanya aku pilih menu gopulsa, Harganya tetap lebih murah daripada beli di minimarket. Bayar tagihan PLN, Air, sampai BPJS aja sekarang cukup pilih menu gobill. Apabila perlu detergen karena udah mulai nyuci tapi kurang, menu gomart selalu jadi handalan.

Tapi di gojek itulah ada yang namanya gopay. Alat pembayaran digital. Saya menggunakan ini bukan buat gaya-gayaan loh. Tapi emang memudahkan hidup. Gofood, gosent, gobill, gomart, goride sampai transfer ya pakai gopay ini. Selain jadi cepat, juga biar para driver ga di beratin sama bayarin duluan maunya kita itu. Contoh beli roti Srikaya di Tet Fai, Tambora bawain ke Kemang sudah jauh bayarin dulu. Tau-tau kamu kelamaan nunggu main batalin aja. Kalau kamu pakai metode gopay, si driver ga pusing sama pesanan kamu yang jauh itu.

Nah gopay itu banyak banget loh pinternya. Di menunya aja ada macam-macam, seperti:

BAYAR
Ini menu dipakai kalau mau belanja di restoran atau mini market, cukup scan barcode, beres deh. Saldo kamu berkurang, dan kadang-kadang dapat cash back.

PAYLATER
Pakai aja dulu saldonya, nanti bayarnya akhir bulan. Semacam kredit-lah.

ISI SALDO
Kalau ini maksudnya buat isi di ATM, m-banking, dll dan bisa dari berbagai bank. Maksimal saldo gopay adalah 2 juta.
Untuk isi saldo gopay yang saya tau bisa dari beberapa sumber, yaitu :
1. Driver
Ini ga kena biaya. Biasa si abang driver sambil jalan suka nih tawarin kita isi saldo, jadi ini pengisian paling murah alias gratis.
2. Alfamart dan pegadaian
Biaya Rp. 1500. Kalau punya uang cash banyak, tapi mesin setor tunai ga nemu salah satu cara adalah masukkin lewat alfamart atau pegadaian. Dan ini real time alias langsung masuk.
(Update 8 Juni 2020 Maksimal isi di alfamart Rp. 500.000, biaya dua rebu saja. Jadi Kalo mau isi Rp. 1.500.000 kena biaya enam rebu, 3 x pengisian)
3. Transfer ATM/m-banking
Biaya Rp. 1000.

MINTA
Menu minta adalah buat kita minta diisiin saldo gopay sama orang terdekat. Kalau beli sarapan bareng teman-teman, males banget harus bayar maka cukup transfer via MINTA. Ga kena biaya, langsung masuk dan bisa nominal kecil.

TARIK
Tarik maksudnya ketika kita punya saldo gopay banyak banget, bisa di transfer ke rekening yang telah kita daftarkan. Rekening maksudnya rekening bank. Sering banget pakai menu tarik karena sebagai penjual kue online, kok banyak yang komplain kalau harus transfer ke beda rekening kena biaya dari Rp. 4000 sd 6500, maka dari itu orang cukup isi saldo gopay kita saja dan hanya dikenakan tarif seribu. Kan jadi memudahkan orang. Dan ketika kita tarik uang ini memerlukan waktu hanya beberapa menit dengan biaya Rp. 2500. Lebih murah ya. Dan yang terupdate (20 Mei 2020, karena baru memperhatikan) sekarang tarik dana ke rekening itu Real Time, meski sudah sore atau malam. Langsung masuk loh sodara-sodara.

Dan macam-macam transaksi ini menambah gopoint kita. Mau baca gopoint, ini link-https://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=2567244513765093113#editor/target=post;postID=8992618614569280148;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=15;src=postname pernah aku ulas juga tahun lalu. Meski dahulu point ga akan hangus, sekarang point lebih banyak hangusnya :)

Ah, segitu saja sekilas mengenai gopay. Dan ini bukan endorse ya, sekedar catatan. Semoga berguna buat yang perlu.

Madame Gie Eyebrow (Review)

Ini nih yang lagi happening!

Produk dari Madame Gie, katanya sih punya Gisella Anastasia mamanya si Gempi.

Secara pasti si Gisel tau banget ya apa yang diperlukan sama perempuan. Peralatan cantik, yang berkualitas, ga pakai mahal.

Dengan kata lain saya si makhluk yang doyan nyoba-nyoba make-up murah yang ga murahan sekali waktu pilih-pilih eyebrow merk Madame Gie di online. Saat itu saya pilih di blibli. Harganya beneran enak di kantong. Cukup sembilan ribu sajah.

Dan karena takjub (entah made in Indonesia atau karena murah, pokoknya bahagia :) ) belilah 2 warna, ya karena emang cuma ada 2 warna. Muahehe.... Warnanya 01 (Espresso Brown) dan 02 (Dark Granite Grey).
(kiri : 01 kanan : 02)

Sekarang lanjut ke pengalaman menggunakan kedua warna itu.

01 Espresso Brown, warnanya lebih coklat dari Merk Viva. Jadi kayanya cakep aja di wajah aku, muji-muji sebelum di protes. Secara warna ini pantes aja di kulit aku yang kuning.

02 Dark Granite Grey, ini jatuhnya kaya hitam ah. Maksudnya condong ke hitam bukan ke abu-abu. Aku pakai sih tapi 2 kali aja. 
(penampakkan ketika dipakai)


(kika : 02, 01)


Tapi agak keras, jadi untuk ngukirnya agak sulit, apalagi ga jago pakai alis. Mungkin masukkannya harus di buat lebih creamy biar ga susah pakainya. 

Kalau ditanya mau beli lagi, untuk yang 01 Espresso Brown mau, kalau untuk 02 Dark Granite Grey enggak

Diminta kasih nilai 1 sd 5 aku kasih nilai 4. Harus di improve biar kualitasnya lebih baik lagi, harga berubah masih bolehlah, karena emang harganya sangat minimalis.

Nah, kalau kamu pakai merk apa sih buat eye brow? Apa masih labil kaya aku. Ganti-ganti nyari yang lebih bagus setiap waktu. Sharing dong... Terima kasih


Senin, 13 Januari 2020

Kendaraan Umum Ke Heaven Funeral Home (Rumah Duka Atmajaya) Pluit

Apa Pluit?

Rumah duka Pluit. 

Rasanya denger harus ke sana itu jauh sekali. Apalagi kalau ditempuhnya dari Bekasi. 

Balik kepada yang berduka harus kita hibur, maka memutuskan untuk sekedar melawat, entah itu membantu yang berduka atau tidak intinya datang.

Trus karena hujan jadilah memilih naik kendaraan umum. Pakai transjakarta atau commuterline. Kalau commuterline turun saja di Stasiun Kota, lanjut naik gojek, dekat kok. sekitar 3 km.

Tapi kemarin saya memutuskan naik transjakarta. Mumpung hari Minggu ga pakai macet. Hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit naik dari UKI dan turun di Halte Penjaringan. Sebagai informasi saya naik dari UKI sekitar pukul 8.40.

Saya menggunakan transjakarta Koridor 9A jurusan Pusat Grosir Cililitan (PGC) 2 - Pluit. Namun bisa juga naik Koridor 9 jurusan Pinang Ranti - Pluit. Koridor 9 atau 9A ini melewati Halte Cikoko stasiun Cawang, RS Harapan Kita, Slipi dan Podomoro (Mall Taman Anggrek, Central Park) serta Halte Grogol dan Halte Jembatan Besi. Sebenarnya lebih banyak lagi, cuma sekilas yaaa yang saya sebutkan.

Dari Halte Penjaringan ke Rumah Duka sekitar 300 sampai 400 km ya sekitar 8 menit sampai (jalan kaki). Jadi keluar Halte di kanan ada Mall Emporium maka kita diseberangnya alias ke kiri jalan. di gang pertama kita ke kiri. dan sekitar 200 meter posisi di kiri itulah Heaven Funeral Home d/h Atmajaya. Biasa disebut heaven lama.

Sedangkan untuk Heaven yang baru setelah menyebrang jalan kita tidak berbelok ke kiri namun masih jalan sekitar 200 meter, melewati Pabrik Sinar Antjol dan Heaven-nya ada di kanan jalan. Di Heaven yang baru ini untuk di kremasi.

Nah, catatan hari ini sepertinya dicukupkan, semoga saya ga lupa serta bingung kalau mau ke Rumah Duka Atmajaya.