Review Museum Fatahillah, Jakarta

Beberapa minggu yang lalu kami memutuskan untuk mengunjungi Museum Fatahillah yang terletak di Kota Tua Jakarta.

Menemui Museum ini mudah karena memang tidak berpagar dan menghadap ke area tempat bersepeda. Maksudnya sepeda onthel yang warna-warni untuk disewakan. Saat itu sepeda plus topi senada sepeda kami sewa Rp. 20.000 untuk 1 jam. Lumayan kalau untuk fefotoan 😊😊😊 iya dong tak lengkap kunjungan ketempat manapun tanpa foto-foto yang sebagai kenangan. Mau hasil fotonya cakep ya bersyukur, kalau jelek ya udah ga masalah juga. Yang penting seneng.

Balik ke Museum Fatahillah pertama pastinya harga tiket. Untuk anak-anak Rp. 2.000, mahasiswa (mungkin harus tunjukkin ktm) Rp. 3.000 dan pengunjung umum Rp. 5.000.


Museum Fatahillah berisi bermacam perkembangan dan sejarah batavia, sebelum menjadi Jakarta. Dilengkapi berbagai senjata saat itu, peta kawasan batavia selama VOC menempati batavia hingga perlengkapan rumah petinggi Pejabat saat itu. Yang terbaru, notabene ini masuk kemuseum ini yang kedua kali. Dan sekarang sudah dilengkapi beberapa slide tentang kawasan batavia atau yang dulu dipanggil sunda kelapa, karena berada di pesisir pantai yang banyak pohon kelapanya.








Tapi secara keseluruhan ini museum biasa banget, entah isinya ataupun penataannya. Oh, iya   kunjungan kedua kali ini saya melewati penjara bawah tanah jaman penjajahan yang pendek banget ukurannya, atau mungkin para tahanan harus berjongkok sepanjang hari selama masa penahanan. Namun yang bikin kita ga berlama-lama di penjara bawah tanah ini karena bau kencing yang sangat tercium. Sempat aku berpikir ini dekat toilet, namun ternyata tidak ya 😢😢 jadi tetap ga ketemu sumber baunya

Yang cukup lama kami duduk-duduk di taman depan penjara bawah tanah itu. Berhubung sore itu cerah, jadi enak buat santai setelah lelah berputar-putar. Ada kantin juga, tapi kami tidak mampir. Jadi Cuma tau ada pusat oleh-oleh, selebihnya kurang tau kantin-kantin yang ada berjualan apa saja.

Sebagai informasi, Museum Fatahillah tutup di hari Senin, sedang hari lain buka dari Jam 9.00 – 17.00.

Jadi ini saatnya explore Jakarta. Belajar sejarah dalam keadaan bahagia.
Yang mau tambahin informasi atau apapun. Monggo di komentari.


Komentar